Berasal dari Integritas, Bergerak untuk Demokrasi: Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bantaeng
|
Bantaeng – Bawaslu Kabupaten Bantaeng menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Dinamika Struktur dan Beban Kerja Pengawas Pemilu Berjenjang” pada Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan penguatan perspektif mengenai integritas dan peran strategis pengawas pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi
Narasumber pertama, Drs. Andi Yudha Yunus, SH., MH., membawakan materi berjudul Pengawas Partisipatif Integrity. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu
“Poin pertama ketika orang bicara tentang pengawasan adalah berbasis pada integritas. Integritas selalu menjadi poin penting,” ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan bukan hanya tugas lembaga formal pengawas pemilu, tetapi merupakan kesadaran dan tanggung jawab setiap warga negara
“Pengawas itu sebenarnya melekat pada orang. Mengawasi bukan hak semata, tetapi kewajiban bagi warga negara yang sadar,” tambahnya
Sementara itu, Hamzar Hamma, S.Pd.I, sebagai narasumber kedua, membawakan materi berjudul Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu. Ia menegaskan bahwa Bawaslu menjalankan tugas strategis dalam menjaga proses demokrasi melalui tiga fungsi utama.
“Tugas pokok Bawaslu diringkas dalam tiga kata kunci: Cegah, Awasi, Tindak,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menerangkan bahwa ketiga tugas tersebut bukan hanya sekedar tahapan administratif, namun merupakan elemen penting dalam memastikan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.
“Pencegahan, pengawasan, dan penindakan bukan sekadar fungsi administratif, tetapi fondasi integritas demokrasi,” tegasnya.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh peserta. Sesi ini menjadi ruang berbagi pengalaman, menyelaraskan pemahaman, serta memperkuat strategi pengawasan di tingkat berjenjang agar lebih adaptif menghadapi dinamika pemilu ke depan
Melalui kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang konkret tentang beberapa hal, yaitu:
Bagaimana struktur kelembagaan pengawasan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lapangan;
Bagaimana beban kerja pengawas dapat terdistribusi secara proporsional;
dan bagaimana sistem pendukung, baik SDM maupun sarana, dapat memperkuat efektivitas pengawasan ke depan.
Bawaslu Bantaeng berharap melalui kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas internal serta meneguhkan komitmen pengawasan yang berkelanjutan, profesional, dan berintegritas dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang
Penulis & Foto : Humas Bawaslu Bantaeng
Editor : Humas Bawaslu Bantaeng