workshop dan launching pembentukan desa sadar pengawasan dan anti politik uang
|
Bantaeng-Kamis (5/12). Pembentukan Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bantaeng bertujuan untuk memberikan pendidikan politik secara berkesinambungan bagi masyarakat. Pendidikan politik dimulai dari lingkup kecil, yakni sebuah Desa. Bawaslu Kabupaten Bantaeng mengadakan workshop dan Launching Desa Sadar Pengawasan ini di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.
"Desa Bonto Tangnga dipilih karena Desa ini termasuk salah tau Desa yang paling minim pelanggaran pada saat Pemilu 2019 dan Pilkades yang baru saja digelar." Tegas Nuzuliah selaku Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan yang dikemas dan diawali dengan workhsop ini menghadirkan narasumber Ketua Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh dan Rahman selaku fasilitator Desa. Workshop yang digelar ini berlangsung interaktif antara narasumber dan masyarakat Desa Bonto Tangnga. Narasumber menggali saran dan kritik dari masyarakat mengenai polemik yang terjadi di masyarakat khususnya di Desa Bonto Tangnga ini menjelang Pemilu ataupun Pilkades.
Acara workshop ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, L Arumahi. Arumahi dalam sambutannya berharap "Masyarakat semakin cerdas dan selektif serta ikut berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengawasan anti politik uang."
Workshop yang digelar dari pukul 10.00 Wita hingga 12.00 Wita dilanjutkan dengan acara Launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik uang. Launching ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Ilham Azikin.
"Kegiatan hari ini tidak hanya sekedar ceremony, kita berharap Desa Bonto Tangnga ini menjadi cerminan bagi Desa lain bahwa ada satu Desa yang menjunjung tonggi harkat dan martabat demokrasi." Harap Ilham dalam sambutannya.
Launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bantaeng serta penandatanganan MoU antara Bawaslu Kabupaten Bantaeng dengan Kepala Desa Bonto Tangnga.
Pada kegiatan ini turut hadir pula Asisten 1 Pemda, Kabag Humas dan Protokol, Kapolres Bantaeng, Camat Uluere, Kepala Desa Bonto Tangnga, Kepala Kesbangpol, Danramil, Kapolsek Uluere, dan beberapa unsur masyarakat. Bawaslu Kabupaten Bantaeng mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bersama-sama menyukseskan acara pada hari ini.
"Desa Bonto Tangnga dipilih karena Desa ini termasuk salah tau Desa yang paling minim pelanggaran pada saat Pemilu 2019 dan Pilkades yang baru saja digelar." Tegas Nuzuliah selaku Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan yang dikemas dan diawali dengan workhsop ini menghadirkan narasumber Ketua Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh dan Rahman selaku fasilitator Desa. Workshop yang digelar ini berlangsung interaktif antara narasumber dan masyarakat Desa Bonto Tangnga. Narasumber menggali saran dan kritik dari masyarakat mengenai polemik yang terjadi di masyarakat khususnya di Desa Bonto Tangnga ini menjelang Pemilu ataupun Pilkades.
Acara workshop ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, L Arumahi. Arumahi dalam sambutannya berharap "Masyarakat semakin cerdas dan selektif serta ikut berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengawasan anti politik uang."
Workshop yang digelar dari pukul 10.00 Wita hingga 12.00 Wita dilanjutkan dengan acara Launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik uang. Launching ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Ilham Azikin.
"Kegiatan hari ini tidak hanya sekedar ceremony, kita berharap Desa Bonto Tangnga ini menjadi cerminan bagi Desa lain bahwa ada satu Desa yang menjunjung tonggi harkat dan martabat demokrasi." Harap Ilham dalam sambutannya.
Launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bantaeng serta penandatanganan MoU antara Bawaslu Kabupaten Bantaeng dengan Kepala Desa Bonto Tangnga.
Pada kegiatan ini turut hadir pula Asisten 1 Pemda, Kabag Humas dan Protokol, Kapolres Bantaeng, Camat Uluere, Kepala Desa Bonto Tangnga, Kepala Kesbangpol, Danramil, Kapolsek Uluere, dan beberapa unsur masyarakat. Bawaslu Kabupaten Bantaeng mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bersama-sama menyukseskan acara pada hari ini.