WORKSHOP DARING HUMAS, KECEPATAN PEMBERITAAN MENJADI HAL YANG UTAMA
|
Bantaeng – Badan Pengawas Pemilihan Umum. Selasa (12/05) Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar lanjutan dari kegiatan Workshop Penguatan Peran dan Tugas Kehumasan. Ketua Bawaslu Provinsi Sul-Sel, H.L. Arumahi menjadi pemateri dalam acara tersebut, dengan Materi II (kedua) Teknik Penulisan Berita.
Dalam arahannya beliau mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kelanjutan dari Penguatan Peran dan Tugas Kehumasan. Saat ini kita berada di era digital, dimana setiap peristiwa harusnya secepat mungkin diberitakan ke publik dan aktual.
Pada diskusi daring tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi membagikan pengalamannya meliput dan menulis berita kepada jajaran pimpinan dan staf Humas Bawaslu kabupaten/kota se Sulsel.
Ia mengatakan, seiring semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, penting untuk mengemas pesan pengawasan pemilu secara cepat dan akurat kepada publik berdasarkan standar jurnalistik yang baik.
"Di era digitalisasi seperti saat ini, kecepatan pemberitaan menjadi salah satu hal yang utama, namun harus tetap mengedepankan kualitas informasi termasuk sisi akurasi," paparnya.
Ia juga mengatakan, kepercayaan publik terhadap media cenderung sangat tinggi, karenanya Bawaslu harus memberikan informasi yang dapat dipercaya oleh publik.
Arumahi juga menekankan pentingnya pemilihan diksi dan bahasa dalam penulisan berita.
"Tidak diperkenankan dalam berita memuat unsur menakut-nakuti pembaca, bahasa harus dihaluskan, dan tidak memunculkan status korban (dalam kasus kasus tertentu)," jelasnya.
"Penting bagi Bawaslu untuk mampu menjawab tantangan kedepannya untuk terus berinovasi dan meningkatkan ketertarikan publik terhadap berita dan perkembangan kinerja Lembaga Bawaslu," tambah Arumahi.
Workshop ini akan berlanjut dengan materi III (ketiga), “Membuat Press Release”, pada 16/05/2020.​
(Humas)
Dalam arahannya beliau mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kelanjutan dari Penguatan Peran dan Tugas Kehumasan. Saat ini kita berada di era digital, dimana setiap peristiwa harusnya secepat mungkin diberitakan ke publik dan aktual.
Pada diskusi daring tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi membagikan pengalamannya meliput dan menulis berita kepada jajaran pimpinan dan staf Humas Bawaslu kabupaten/kota se Sulsel.
Ia mengatakan, seiring semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, penting untuk mengemas pesan pengawasan pemilu secara cepat dan akurat kepada publik berdasarkan standar jurnalistik yang baik.
"Di era digitalisasi seperti saat ini, kecepatan pemberitaan menjadi salah satu hal yang utama, namun harus tetap mengedepankan kualitas informasi termasuk sisi akurasi," paparnya.
Ia juga mengatakan, kepercayaan publik terhadap media cenderung sangat tinggi, karenanya Bawaslu harus memberikan informasi yang dapat dipercaya oleh publik.
Arumahi juga menekankan pentingnya pemilihan diksi dan bahasa dalam penulisan berita.
"Tidak diperkenankan dalam berita memuat unsur menakut-nakuti pembaca, bahasa harus dihaluskan, dan tidak memunculkan status korban (dalam kasus kasus tertentu)," jelasnya.
"Penting bagi Bawaslu untuk mampu menjawab tantangan kedepannya untuk terus berinovasi dan meningkatkan ketertarikan publik terhadap berita dan perkembangan kinerja Lembaga Bawaslu," tambah Arumahi.
Workshop ini akan berlanjut dengan materi III (ketiga), “Membuat Press Release”, pada 16/05/2020.​
(Humas)