Muhammad Saleh : Kader SKPP Harus Mampu Menjadi Aktor Penggerak dalam Pengawasan Partisipatif
|
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bawaslu Kab. Bantaeng dan GARASI (Gerakan Sadar Demokrasi) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Cafe La Ogi Lamalaka Kab. Bantaeng, Minggu, 11 Desember 2022.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kab. Bantaeng Muhammad Saleh, yang sekaligus membuka kegiatan. Hadir pula Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kab. Bantaeng, Arfah Yulianto.
Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut yaitu perwakilan dari JOIN, PMII, HMI, GMNI, Ansor NU, IMM, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, HPMB, dan Pengurus Saka Adyasta Pemilu.
Ketua Bawaslu Kab. Bantaeng, Muhammad Saleh mengatakan, "kegiatan yang digelar Bawaslu Sulsel ini bertujuan sebagai wadah atau dalam pelibatan masyarakat dan pemuda untuk ikut dalam mengawasi secara langsung setiap tahapan pemilihan umum yang sedang berlangsung.
“Gerakan Sadar Demokrasi atau Garasi ini adalah gerakan yang dilakukan Bawaslu Sulsel bersama penggiat pemilu dan alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif atau SKPP sebagai partner pemerintah dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu serentak 2024,” ujar Saleh.
Sementara itu, Plt. Kepala Sekretariat Arfah Yulianto berharap seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan parsipatif. “Saya berharap para alumni SKPP mampu menjadi aktor penggerak dalam pengawasan partisipatif, menciptakan inovasi pengawasan yang efektif, optimal dan teraktual,” pungkasnya.
"Kita semua berharap, agar pelaksanaan pemilu serentak 2024 dapat berjalan sesuai aturan perundang-undangan tanpa dicederai oleh sejumlah pelanggaran seperti politik uang, ujaran kebencian, isu SARA, dan sejumlah pelanggaran-pelanggaran lainnya." Lanjut Arfah
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kab. Bantaeng Muhammad Saleh, yang sekaligus membuka kegiatan. Hadir pula Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kab. Bantaeng, Arfah Yulianto.
Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut yaitu perwakilan dari JOIN, PMII, HMI, GMNI, Ansor NU, IMM, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, HPMB, dan Pengurus Saka Adyasta Pemilu.
Ketua Bawaslu Kab. Bantaeng, Muhammad Saleh mengatakan, "kegiatan yang digelar Bawaslu Sulsel ini bertujuan sebagai wadah atau dalam pelibatan masyarakat dan pemuda untuk ikut dalam mengawasi secara langsung setiap tahapan pemilihan umum yang sedang berlangsung.
“Gerakan Sadar Demokrasi atau Garasi ini adalah gerakan yang dilakukan Bawaslu Sulsel bersama penggiat pemilu dan alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif atau SKPP sebagai partner pemerintah dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu serentak 2024,” ujar Saleh.
Sementara itu, Plt. Kepala Sekretariat Arfah Yulianto berharap seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan parsipatif. “Saya berharap para alumni SKPP mampu menjadi aktor penggerak dalam pengawasan partisipatif, menciptakan inovasi pengawasan yang efektif, optimal dan teraktual,” pungkasnya.
"Kita semua berharap, agar pelaksanaan pemilu serentak 2024 dapat berjalan sesuai aturan perundang-undangan tanpa dicederai oleh sejumlah pelanggaran seperti politik uang, ujaran kebencian, isu SARA, dan sejumlah pelanggaran-pelanggaran lainnya." Lanjut Arfah