Lompat ke isi utama

Berita

Baik Buruknya Lembaga, Bukan Hanya Tugas Humas

Baik Buruknya Lembaga, Bukan Hanya Tugas Humas
Sebagai wajah lembaga, Humas dituntut untuk selalu update akan informasi dari berbagai divisi di lingkupnya. Informasi tersebut lalu diolah dan dipublikasi, sehingga dapat membangun kepercayaan dan citra positif terhadap publik akan kinerja Bawaslu. Demikian penyampaian Ali Imron Kasubag Humas Bawaslu dalam Rapat Daring Optimalisasi Peran dan Fungsi Kehumasan Bawaslu, Senin sore (8/6).

Setiap lembaga tentu ingin menunjukkan eksistensinya, tak terkecuali Bawaslu. Ujar Sulastrio. Sebagai bagian Bawaslu, Humas menyampaikan kinerja Bawaslu agar diketahui publik. Selain itu, Humas juga responsif agar tak asing bagi publik, serta mencari tahu upaya apa atau informasi apa yang publik inginkan.

Selaras dengan Sulastrio, menurut Ferdinand Sirait, Humas menyampaikan informasi melalui medianya. Publik yang butuh informasi, akan mengikuti informasi apa saja yang dipublikasi melalui media itu. Itu menandakan kita lembaga yang dapat dipercaya.

Namun di samping itu, masih ada stigma negatif terhadap perkembangan fungsi kehumasan untuk sebuah lembaga pemerintah. Seperti terbatasnya SDM Humas, dianggap birokratis dan kurang fleksibel, dan dinilai kurang profesional, seperti yang disampaikan Hengky Pramono dalam rapat tersebut.

Maka dari itu, Humas perlu menjalin komunikasi serta merangkul berbagai elemen. Dua elemen yang dianggap cukup strategis dalam hal ini yakni generasi milenial dan pers. Pendekatan terhadap generasi milenial dapat melalui pemanfaatan media sosial instagram, twitter, dan sejenisnya. Begitu juga pentingnya merangkul para jurnalis media massa/ pers sebagai penyambung lidah Bawaslu dengan masyarakat. Bersama media massa, Bawaslu dapat mengelola suatu isu politik.

Sebagai garda terdepan lembaga, Humas memiliki tugas yang tak ringan. Tugasnya bukan sebatas menampilkan apa yang ingin disampaikan, namun dapat merangkul hal lain, meningkatkan partisipasi publik, serta membuat Bawaslu dikenal publik secara positif.

“Baik buruknya lembaga, bukan hanya di pundak Humas, olehnya butuh penerapan kolektif kolegial. Hanya saja Humaslah sebagai media / support system dalam menyampaikan informasi atas kinerja berbagai divisi dalam lembaga kepada publik”.

Peserta dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI ini, yakni Anggota Bawaslu Provinsi Sulsel beserta Kepala Bagian yang membidangi Humas, Koordinator Divisi Humas Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala Sub Bagian Humas Bawaslu Provinsi Sulsel, serta Staf Humas Bawaslu Provinsi Sulsel maupun Bawaslu Kabupaten/Kota. Giat ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi dan pengelolaan Kehumasan di lingkungan Bawaslu.Humas