Peserta SKPP Bantaeng Gali Soal Peran Serta Masyarakat
|
Bantaeng-Bawaslu Kabupaten Bantaeng. Sekolah Kader Pengawas Partisipatif memasuki tahap diskusi. Pagi ini (Senin, 8/6) Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan melakukan diskusi daring gelombang pertama untuk Kelas A. Kelas A ini terdiri dari peserta dari Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Bone, Barru, dan Enrekang. Untuk kelas A dalam diskusi ini diberikan pendalaman materi oleh Tim Narasumber Adhyasta. Tim Narasumber ini terdiri dari HL. Arumahi, Azry Yusuf, Syaiful Jihad, Asradi, dan Mardiana Rusli.
Peserta SKPP Daring yang mengikuti diskusi ini juga didampingi oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nuzuliah Hidayah dan Ningsih Purwanti beserta staf penanggung jawab SKPP Bantaeng, Isriami.
Peserta SKPP Bantaeng yang berjumlah 10 orang mengikuti seluruh rangkaian diskusi dengan baik. Dari Bantaeng, 2 orang peserta mengajukan pertanyaan.
Amran Afandy menanyakan "Bagaimana peran serta masyarakat dalam mengawasi proses Tungsura pada setiap jenjangnya?"
Sedangkan Sunarti menanyakan "Langkah strategis yang perlu diambil dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, dimana sebagian masyarakat terkesan apatis memberikan hak pilihnya".
Kedua pertanyaan peserta ini dijawab oleh Mardiana Rusli "Siapapun boleh mengawasi proses Tungsura yah bagi masyarakat pada hari pemilihan itulah partisipasinya dengan memastikan bahwa mereka menggunakan hak pilih serta surat suara hanya digunakan sekali. Mengenai langkah strategis yah memang ini menjadi tantangan kita karena masyarakat masih banyak yang acuh. Tapi tetap kita berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka mau menggunakan hak pilihnya."
Nuzuliah Hidayah selaku Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Bantaeng mengapresiasi semangat peserta SKPP kelas A ini "Mantap kelas A hari ini, semangat dan antusiasnya luar biasa. Semoga kegiatan diskusi ini bisa lebih memperdalam pengetahuan peserta mengenai Bawaslu ataupun pemilihan." Ujarnya. Humas
Peserta SKPP Daring yang mengikuti diskusi ini juga didampingi oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nuzuliah Hidayah dan Ningsih Purwanti beserta staf penanggung jawab SKPP Bantaeng, Isriami.
Peserta SKPP Bantaeng yang berjumlah 10 orang mengikuti seluruh rangkaian diskusi dengan baik. Dari Bantaeng, 2 orang peserta mengajukan pertanyaan.
Amran Afandy menanyakan "Bagaimana peran serta masyarakat dalam mengawasi proses Tungsura pada setiap jenjangnya?"
Sedangkan Sunarti menanyakan "Langkah strategis yang perlu diambil dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, dimana sebagian masyarakat terkesan apatis memberikan hak pilihnya".
Kedua pertanyaan peserta ini dijawab oleh Mardiana Rusli "Siapapun boleh mengawasi proses Tungsura yah bagi masyarakat pada hari pemilihan itulah partisipasinya dengan memastikan bahwa mereka menggunakan hak pilih serta surat suara hanya digunakan sekali. Mengenai langkah strategis yah memang ini menjadi tantangan kita karena masyarakat masih banyak yang acuh. Tapi tetap kita berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka mau menggunakan hak pilihnya."
Nuzuliah Hidayah selaku Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Bantaeng mengapresiasi semangat peserta SKPP kelas A ini "Mantap kelas A hari ini, semangat dan antusiasnya luar biasa. Semoga kegiatan diskusi ini bisa lebih memperdalam pengetahuan peserta mengenai Bawaslu ataupun pemilihan." Ujarnya. Humas