Ngobrol Demokrasi, Bawaslu Bantaeng Bahas Netralitas TNI
|
Bantaeng, Badan Pengawas Pemiliham Umum Kabupaten Bantaeng - Upaya membangun ruang dialog mengenai demokrasi terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Bantaeng dengan melibatkan berbagai elemen di tengah masyarakat.
Melalui konsolidasi demokrasi, Bawaslu Bantaeng mendorong hadirnya diskusi yang tidak hanya membahas pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, tetapi juga komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.
Bertempat di Warkop Rezky, Jalan Elang, Bantaeng, Rabu (20/05/2026), bersama Komandan Subdenpom XIV/1-2 Bantaeng, Lettu Cpm Agus Soebiantoro, Bawaslu Bantaeng membahas pentingnya menjaga netralitas prajurit TNI sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Anggota Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Ruslan HR, menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama terkait demokrasi dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
“Demokrasi yang baik tentu membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen, termasuk menjaga netralitas sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga,” ujar Ruslan.
Dalam diskusi tersebut, netralitas TNI menjadi salah satu poin pembahasan utama. Komitmen tersebut telah diatur secara tegas agar prajurit TNI tidak terlibat dalam politik praktis, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan Pemilu dan Pilkada.
Bawaslu Kabupaten Bantaeng menilai konsolidasi demokrasi perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan ruang diskusi bersama berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga demokrasi yang kondusif, partisipatif, dan berintegritas di tengah masyarakat.
Penulis : Humas Bawaslu Bantaeng
Editor : Humas Bawaslu Bantaeng