Lompat ke isi utama

Berita

Dialog di Bonto Tallasa, Bawaslu Bantaeng Bahas Rencana Perubahan Sistem Pilkada

konsolidasi Demokrasi

Konsolidasi Demokrasi di Kantor Desa Bonto Tallasa, Senin (22/06/2026)

Bantaeng — Bawaslu Kabupaten Bantaeng konsolidasi demokrasi di Kantor Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, pada Senin (22/06/2026). 

Kegiatan ini menjadi ruang dialog bersama pemerintah desa dalam membahas dinamika isu kepemiluan yang berkembang di tengah masyarakat.

Anggota Bawaslu Bantaeng, Nurwahni, berdiskusi langsung dengan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Bonto Tallasa. 

Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan ini adalah wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah yang mengarah pada kemungkinan pemilihan oleh DPRD.

Sekretaris Desa Bonto Tallasa menyampaikan pandangannya bahwa perubahan sistem Pemilihan tentu memiliki dampak yang perlu dicermati bersama. 

Ia menilai, jika Kepala Daerah dipilih melalui DPRD, potensi gesekan di tengah masyarakat bisa saja berkurang karena tidak adanya kontestasi langsung di tingkat pemilih.

“Kalau tidak dipilih langsung oleh masyarakat, kemungkinan gesekan di bawah bisa lebih kecil karena tidak ada lagi kompetisi terbuka di tingkat warga,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, dari sisi pembiayaan, sistem tersebut dalam pandangannya bisa saja membuat beban biaya politik kandidat menjadi lebih ringan dibandingkan pemilihan langsung. 

Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap perubahan sistem tetap perlu dilihat secara menyeluruh, terutama dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat di tingkat desa.

Bawaslu memandang penting setiap ruang dialog yang membahas isu-isu demokrasi secara terbuka di tingkat lokal.

“Bagi kami, wacana seperti ini penting untuk didiskusikan bersama. Bukan hanya soal mekanisme pemilihan, tetapi juga bagaimana dampaknya terhadap partisipasi masyarakat dan kualitas demokrasi yang kita bangun di tingkat daerah,” ujar Wahni.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Bantaeng berharap komunikasi dengan pemerintah desa dapat terus terjaga, sehingga pemahaman terhadap isu-isu kepemiluan semakin terbuka dan berimbang di tengah masyarakat.

Penulis & foto : Humas Bawaslu Bantaeng

Editor : Humas Bawaslu Bantaeng