Lompat ke isi utama

Berita

Antisipasi Politik Uang, Bawaslu Bantaeng gelar Sosialisasi Desa sadar Pengawasan

Antisipasi Politik Uang, Bawaslu Bantaeng gelar Sosialisasi Desa sadar Pengawasan
BANTAENG - Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah praktik politik uang menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bantaeng kembali menggelar Sosialisasi Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang, Rabu (26/07/23).
 
Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Aula KPN Sadar tersebut, Bawaslu Bantaeng menghadirkan Kepala Inspektorat Daerah Kab. Bantaeng, Dr. Muh. Rivai Nur, SH. M.Si, CGCAE dan Sekertaris Dinas PMD, PP, dan PA,Drs. Andi Makkasolang, M.Si sebagai Narasumber, dan 25 Kepala Desa sebagai peserta yang mana 25 Desa tersebut sebentar lagi akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kab. Bantaeng, Muhammad Saleh yang juga sekaligus membuka kegiatan serta anggota Bawaslu Bantaeng Ningsih Purwanti, Nuzuliah Hidayah, dan Koordinator sekretariat Bawaslu Bantaeng Arfah Yulianto.
 
Ketua Bawaslu Bantaeng Muhammad Saleh dalam kegiatan tersebut menekankan agar para Kepala Desa turut serta untuk menolak segala macam pelanggaran pemilu, termasuk didalamnya politik uang.
 
“Kita semua tanpa terkecuali harus bersama-sama punya komitmen yang sama untuk bisa melaksanakan pesta demokrasi secara baik dan aman, sebab kita semua berpartisipasi didalamnya”, ujarnya.
 
Senada disampaikan Kepala Inspektorat Daerah Kab. Bantaeng Rivai Nur bahwa terkait masalah politik uang memang harus diwanti-wanti sejak dini, dan potensi adanya politik uang harus kita awasi bersama-sama menjelang pemilu 2024.
 
“Mudah-mudahan nanti tidak terjadi praktik politik uang didaerah kita ini karena politik uang ini ada pasalnya dan harus diproses. Maka dari itu mari kita bersama-sama untuk mengawasi dan mencegah terjadinya politik uang di pemilu 2024 mendatang”, ujarnya.
 
Sementara itu Sekertaris Dinas PMD, PP, dan PA, Andi Makkasolang menekankan agar para kepala desa berperan aktif dalam mencegah terjadinya praktik politik uang.
 
“Setelah dilaksanakannya sosialisasi ini kita berharap politik uang dapat kita hindari dan pemilu 2024 mendatang tidak ternodai dengan adanya praktik politik uang tersebut,” harapnya.
 
Penulis: Tri warits
Editor: Marshanda
Foto: Tri warits